Karena kesibukan menjalani pofesinya, masalah kesehatan kerap diabaikan oleh kelompok masyarakat pantai. Untunglah, DPC PDI Perjuangan tidak lupa melakukan kegiatan baksos pengobatan bagi masyarakat Pantai Segara-Sanur pada Rabu (4/6) lalu.
Kelompok masyarakat pantai yang disasar antara lain kelompok nelayan pancing, jukung, kano, massage, artshop dan pedagang di kawasan Pantai Segara. Terlihat hadir di wantilan Pura Dalem Segara Agung Desa Adat Intaran Sanur antara lain kandidat gubernur Bali Made Mangku Pastika dan AA Puspayoga.
Gelar bhakti sosial kesehatan itu sendiri disambut gembira masyarakat nelayan. Mulai dari sekadar periksa tensi sampai dilakukan general check up oleh tim kesehatan DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar. Bingkisan-bingkisan juga diserahkan untuk kelompok masyarakat pantai ini. Bahkan pada kesempatan itu juga diserahterimakan tiga kursi roda untuk warga yang membutuhkan.
Dalam kesempatan itu juga hadir anggota DPR RI Gung Rai Wirajaya, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Cok Ratmadi, Ketua DPC PDI Perjuangan Denpasar Ngurah Jaya Negara, Camat Densel, Lurah Sanur, Bendesa Adat Sanur juga Kapolsek Densel.
Dalam kesempatan itu Pastika mengingatkan masyarakat pantai yang menjadi bagian dari komponen pariwisata ikut ‘menjaga’ Bali. “Bali bersaing dengan Langkawi, Cheju, Maladewa. Belum lagi Vietnam, Thailand dan Cina yang giat membangun pariwisata,” kata Pastika.
Menyikapi kondisi ini, Bendesa Adat Intaran Sanur menyebutkan bahwa duet Mangku Pastika-Puspayoga sangat pas dan pantas memimpin Bali untuk bersaing di pasar globar pariwisata dunia. “Yang kita butuhkan adalah pemimpion yang memperhatikan adat budaya serta yang penting adalah faktor keamanan untuk jaminan pariwisata,” kata Bendesa Adat Intaran AA Komyang Raka.
“Saya yakin Pastika mampu, sedangkan Puspayoga juga sudah membuktikan kepemimpinannya di Denpasar. Selaku walikota, Puspayoga punya kepedulian pada masyarakat,” imbuh Kompyang Raka.



